TUGAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN


BAB IV
PEMBAHASAN DAN ANALISIS


4.1         Deskripsi Mall La Piazza
La Piazza Kelapa Gading merupakan mall yang dibangun di atas lahan seluas 2 ha dengan luas bangunan mencapai 20.000m2. La Piazza terletak di jalan Bulevard Kelapa Gading Blok M Kelapa Gading Permai, Jakarta. Mall ini berada di kawasan sentral kelapa gading dan terhubung dengan ancol. Mal ini dibuka pada tanggal 31 Desember 2004 sekaligus diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta pada saat itu Sutiyoso. Pembangunan La Piazza ini merupakan bagian dari proyek Kelapa Gading oleh perusahaan pemgembang Summarecon Agung. Nama La Piazza berasal dari bahasa Italia yang bila diartikan dalam Bahasa Inggris berarti "The Plaza". Tepat di tengah-tengah dari La Piazza ada sebuah Mini Square yang sering dijadikan tempat dilangsungkannya event-event yang cukup besar misalnya konser band. La Piazza juga berperan dalam suksesnya acara Jakarta Fashion And Food Festival atau JFFF yang selalu diadakan setiap tahun untuk mengenalkan Jakarta khususnya Kelapa Gading dengan makanan dan pakaiannya yang khas dan beragam.
Mall La Piazza terdiri dari beberapa bagian gedung sesuai dengan fasilitas yang ditujukan. Fasilitas yang melengkapi La Piazza adalah sebuah plaza seluas 5000 m2 dengan roof top yang biasanya tempat digelarnya konser musik. Selain itu, para pengunjung juga dapat duduk santai menikmati atmosfer terbuka sambil menikmati hiburan live music di Alfresco Dining Area, sebuah konsep semi outdoor dengan gaya arsitektur Avant Garde. Jajaran anak tangga yang sangat lebar atau Spanish Steps bisa juga menjadi alternatif tempat melepas lelah sambil menikmati suasana senja. Juga terdapat bangunan segitiga yang dinamakan La Prisma, sebuah bangunan unik berbentuk prisma dengan dinding kaca yang biasa digunakan untuk berbagai kegiatan acara seperti gathering perusahaan, ulang tahun, reuni, dan lain-lain.

4.2         Survei Lapangan Mall La Piazza
Pembangunan mall La Piazza ini akan menimbulkan beberapa dampak lingkungan, baik dampak negatif maupun dampak positif. Untuk mengetahui dampak negatif dan dampak positif yang diperoleh dari pembangunan mall La Piazza, maka dilakukan wawancara kepada narasumber yang memiliki kaitan dengan mall La Piazza. Wawancara dilakukan kepada enam narasumber, diantaranya masyarakat yang tinggal di daerah sekitarnya dan pihak dari mall La Piazza atau pihak dari perusahaan pengembang Summarecon. Pertanyaan beserta jawaban yang diperoleh dari masing – masing narasumber akan dilampirkan sebagai berikut.
Pertanyaan yang diajukan ke masyarakat di sekitar mall La Piazza:
1.        Siapa nama anda?
2.        Berapa umur anda?
3.        Apa pekerjaan anda sehari-hari?
4.        Sudah berapa lama anda tinggal di daerah mall La Piazza?
5.        Setuju atau tidak anda atas pembangunan mall La Piazza?
6.        Menurut anda, dampak apa yang ditimbulkan dari pembangunan mall La Piazza?
7.        Menurut anda, perbedaan apa yang terjadi sebelum dan sesudah adanya pembangunan mall La Piazza?
8.        Pengaruh lingkungan apa yang terjadi setelah adanya pembangunan mall La Piazza?
9.        Perbaikan apa yang diharapkan dari dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan mall La Piazza?
Pertanyaan yang diajukan ke pihak dari mall La Piazza atau pihak pengembang:
1.        Siapa nama anda?
2.        Berapa umur anda?
3.        Sudah berapa lama anda bekerja dan posisi apa yang anda duduki saat ini?
4.        Apa yang anda ketahui tentang daerah ini sebelum adanya pembangunan mall La Piazza?
5.        Sudahkah mall ini dilengkapi dengan AMDAL?
6.        Menurut anda, dampak apa yang ditimbulkan dari pembangunan mall La Piazza?
7.        Menurut anda, perbedaan apa yang terjadi sebelum dan sesudah adanya pembangunan mall La Piazza?
8.        Pengaruh lingkungan apa yang terjadi setelah adanya pembangunan mall La Piazza?
9.        Solusi apa yang sudah dilakukan pihak mall atau pihak pengembang untuk mengatasi dampak lingkungan yang timbul?
Narasumber pertama
1.        Ade Maulana.
2.        44 tahun.
3.        20 tahun, sebagai Dept .Project Manager di PT. Summarecon Agung, Tbk.
4.        Walaupun La Piazza proyek baru tapi summarecon sendiri punya proyek di kepala gading sudah lama dari mulai artha gading sampe sekarang saya lagi nanganin sherwood yang letaknya di daerah kelapa gading juga. Dulunya la piazza lahan biasa.
5.        Sudah
6.        Semua orang juga tau kawasan kelapa gading langganannya macet sama banjir. Sebelum adanya la piazza kelapa gading juga sudah banjir jadi ga heran kalo tambah kesini tambah banjir. Macet juga dampak yang kelihatan sekali akibat adanya la piazza, saya sendiri males dan kadang-kadang kesel sama macet di kelapa gading.
7.        Perbedaannya, yaa itu macetnya tambah parah bulevard kelapa gading udah semraut kalo jam-jam pulang kantor. Saya bisa menghabiskan 1 sampai 1,5 jam di jalan tiap hari padahal saya naik motor. Banjirnya juga tambah parah.
8.        Sebenernya masalah di jakarta ini yaa itu-itu aja macet sama banjir. Di kelapa gading sendiri dulu tahun 2000an paling kalau banjir cuma semata kaki tapi tahun ini sudah sampai sepinggang. Ada juga kasus tanah ambles saat pembangunan mungkin itu karena pembangunan secara terus menerus dan kondisi tanah yang semakin lama semakin menurun.
9.        Perusahaan juga tidak mau punya kasus saat banjir, seperti kasus yang terjadi di salah satu gedung di daerah thamrin pas banjir waktu itu. Kalo ada kasus kayak gitu pasti pengembang yang dicari. Kalo penganggulangan banjir, kita udah pake pompa yang ada dibawah tanah jadi ga ada kasus basementnya tenggelam. Kita juga udah membuat Waduk yang berfungsi untuk menampung air hujan saat musim hujan dan untuk pencegahan banjir. Nantinya air itu dialirkan dari waduk ke kali sunter, Selain itu juga ada pompa yang mengalirkan air ke kali sunter.
Narasumber ke-dua
1.        Rukmiyati
2.        48 tahun
3.        Pedagang
4.        Udah cukup lama sih yaa 10tahun-an ada kali
5.        Kalo saya sih ga setuju, banjirnya udah parah banget macetnya juga jadinya banyak polusi terus juga ini kan udah kawasan mall semua yaa jadi gitu deh pedagang-pedagang kecil kayak gini ga dilihat lagi. Takutnya mah lebih parah lagi rumah saya bakal digusur buat dibangun mall.
6.        Dampaknya, macet banjir. Buat orang-orang yang rumahnya gede sih kali banjir ga masalah yaa ga takut kenapa-kenapa, kalo rumahnya tingkat bisa ngungsi di lantai atas. buat orang kayak saya, kalo rumah kelelep mau tidur dimana lagi
7.        Kalo dulu udah ada sih mall tapi ga sebanyak sekarang, sekarang mah tambah ribet macetnya tambah parah, banjirnya juga. Kalo jam pulang kerja yaa macetnya udah dari depan sana tuh.
8.        Dulu masih ada tanah-tanah kosong gitu sekarang udah mall sama gedung-gedung tinggi semua. Air bersih di kawasan sini juga makin susah. Kalo beli air bersih mahal. Kalo banjir juga airnya kotor banget dari got-got gitu kali
9.        Kalo harapannya, yaa kalo bisa orang-orang kecil kayak gini lebih diperhatikan. Terutama banjirnya lah jangan tambah deh, apa-apanya terganggu kalo banjir, semua barang-barang kelelep mau tidur aja susah. Jadi semoga aja ada perbaikan dari pihak mana aja yang mau ngebantu orang-orang kecil deh.
Narasumber ke-tiga
1.        Mahmud
2.        55 tahun
3.        Pengurus Masjid AlMusyawaroh
4.        Asli sini saya de, asli betawi.
5.        Kalo saya sih kurang setuju de, kalo inget jaman dulu disini masih daerah rawa sama sawah, masih asri banyak sawah ga kayak sekarang kanan kiri mall, ruko, perumahan. Macet dimana-mana banjir pula.
6.        Siapa yang ga tau kelapa gading si de, udah terkenal banget sama banjirnya. Disini mah udah berkali-kali banjir parah, ada kali 3 kali. Macet juga bikin polusi udah gitu mana ga ada lahan hijau sekarang.
7.        Bedanya, dulu mah enak masih seger kalo sekarang sih panas daerah sini. Air bersih sekarang susah disini. Dulu rata-rata penduduknya yaa orang betawi, jakarta sekarang banyakan orang cina.
8.        Banyak pengaruhnya, banjir parah, polusi dimana-mana, macetnya udah ga ketolongan, makin panas daerah sini, air bersih susah. Ga cuma lingkungan aja pengaruh sosial juga ada, kan tinggal di daerah elit begini ada aja kesenjangan sosial.
9.        Harapannya yaa semoga banjir bisa ditanggulangi buat pemerintah sama pihak-pihak mall. Kalo bisa juga dibangun lahan hijau supaya menanggulangi banjir dan mengurangi polusi. Saya sih berharap supaya pembangunan mall atau gedung-gedung bertingkat lainnya segini aja karena menurut saya sih udah cukup dimana-mana mall.
Narasumber ke-empat
1.        Wina Ayu
2.        38 tahun
3.        Pegawai Swasta
4.        Sekitar 10tahuan-an
5.        Setuju dan tidak setuju. Setujunya karena saya tinggal di kawasan dekat sini, dengan adanya fasilitas yang lengkap di daerah sini jadi segalanya terbantu. Tidak setujunya yaa karena macet dan banjirnya, walaupun disini kawasan yang cukup elit tapi kalau banjir yaa kemana-mana jadi terganggu aksesnya kan jadi tertutup. Masalah macet yaa mau ga mau karena saya tinggal di daerah sini yaa cukup dijalani saja macetnya
6.        Kalo banjir sih sebelum ada la piazza saya rasa kelapa gading juga sudah banjir yaa. Paling macetnya itu karena keluar masuk mobil dari la piazza
7.        Bedanya dulu dan sekarang mungkin sebelum ada la piazza ga begitu macet banget kali yaa tapi sekarang tambah macet
8.        Pengaruh lingkungan polusinya kali yaa karena macet dimana-mana itu sih negatifnya, kalo positifnya mungkin kawasan sini jadi makin ramai.
9.        Karena saya tinggal di daerah sini sih harapannya semoga banjirnya ga semakin parah deh, polusinya juga bisa ditanggulangi. Dibuat taman-taman atau ada penanaman pohon-pohon kali yaa buat mengurangi polusi dan mencegah banjir
Narasumber ke-lima
1.        Puji Astusi
2.        25 tahun
3.        Pegawai Swasta
4.        Lahir di sini sih
5.        Setuju ga setuju sih soalnya terkenal macet dan kalo musim hujan banjir. Katanya pernah sampe banjir parah di daerah sini. Setujunya soalnya saya kerja di daerah sini jadi ngebantu saya lah
6.        Menurut saya sih ada dampak negatif positifnya, yaa karena saya bekerja di daerah sekitar sini buat saya itu dampat positif karena walaupun banyak mall-mall yang menjamur itu dapat mengurangi pengangguran udah gitu jakarta juga semakin maju. Dampak negatifnya yaa masalah banjir, macet, polusi saya rasa itu emang udah masalahnya jakarta deh. Dampak lainnya dampak sosial kali yaa karena ini kan termasuk kawasan elit
7.        Kalo dulu mungkin macetnya ga separah sekarang, polusinya juga ga separah sekarang, banjirnya juga sekarang hujan dikit langsung banjir. Tapi kalo sekarang jadi lebih maju kawasan sini
8.        Pengaruhnya sih banyak yaa, pengaruh segi lingkungan yaa polusi, banjir tapi ada juga pengaruh segi sosial karena kan yang tinggal di kawasan sini rata-rata menengah ke atas
9.        Semoga sih ada perbaikan untuk dampak negatif dan untuk dampak positif yaa ga apa-apa supaya jakarta lebih maju juga
Narasumber ke-enam
1.        Devi Fitria
2.        23 tahun
3.        Pegawai Swasta
4.        Saya ga tinggal di deket sini, di sini cuma kerja
5.        Setuju ga setuju, soalnya disini kan saya kerja karena ada la piazza ini saya dapet kerjaaan. Ga setujunya, karena di sini kawasan macet dan banjir agak males juga sih tapi mau gimana lagi
6.        Dampak positifnya sih kan disini banyak mall, ruko, apartemen, ada hotel juga jadi yaa itung-itung ngurangin penganggguran. Dampak negatifnya macetnya ga selesai-selesai, banjirnya ga beres-beres, polusinya makin banyak aja
7.        Saya sih kurang tau jelas perbedaan dulu sama sekarang di daerah sini tapi sih setahu saya disini sekarang tambah maju dan tambah macet
8.        Pengaruh lingkungan, macet, banjir sama polusi sih yang parah deh
9.        Harapannya semoga walaupun semakin banyak mall tapi solusi akan macet, banjir dan polusi segera dipecahkan. Soalnya itu juga menganggu aktivitas kita.
Berdasarkan hasil wawancara ari beberapa narasumber diketahui bahwa pembangunan mall La Piazza tersebut menimbulkan dampak negatif dan dampak positi. Dampak positifnya membuat jakarta semakin maju karena adanya pembangunan gedung-gedung bertingkat, mengurangi pengangguran karena banyak mall atau ruko yang membutuhkan banyak sumber daya manusia, selain itu kawasan sekitar Kelapa Gading semakin ramai. Dampak negatifnya menyebabkan banjir yang semakin parah dati tahun ke tahun, meningkatnya tingkat kemacetan di kawasan sekitar Kelapa Gading dan menimbulkan polusi. Selain itu karena kawasan Kelapa Gading terletak pada ketinggian kurang lebih 5 meter di atas permukaan laut sehingga daerah ini sangat sering terkena banjir dan juga kondisi tanah yang semakin lama semakin mengkhawatirkan.
Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan agar dampak negatif yang timbul dapat dikurangi. Pencegahan banjir perlu dilakukan agar tidak merugikan banyak pihak, pencegahan banjir dapat dilakukan dengan pembuatan drainase resapan air di sekitar mall. Pembuatan taman-taman atau penanaman pohon juga dapat membantu pencegahan banjir karena membantu peresapan air. Selain itu hal tersebut juga dapat mengurangi polusi yang disebabkan kendaraan bermotor. Selain itu, sinar matahari tidak bisa diserap secara langsung oleh tanah karena adanya paving di mall tersebut. Terjadinya perubahan karakteristik tanah di sekitar lingkungan mall La Piazza. Timbulnya efek rumah kaca, yang dapat terjadi apabila polusi udara yang terjadi berlebihan yang ditimbulkan oleh asap kendaraan bermotor sehingga menyebabkan udara panas dan dampak negatif lainnya.
Sebaiknya pemerintah dan perusahaan pengembang bekerja sama menciptakan suasana yang dapat membuat pihak tidak dirugikan. Pemerintah dan perusahaan pengembang sebaiknya sama-sama mencari solusi dari dampak negatif yang terjadi. Usaha penanggulangan yang dilakukan perusahaan pengembang Summarecon Agung bekerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta melakukan pembangunan taman jogging di lahan kosong wilayah bundaran Kelapa Gading untuk mengurangi banjir. Di Kelapa Gading terdapat waduk seluas 2,5 hektar yang mampu menampung air sekitar 60.000 meter kubik. Waduk tersefut berfungsi untuk menampung air hujan terutama saat musim hujan dan untuk mencegah banjir. Air itu dialirkan dari waduk ke kali Sunter. Selain itu terdapat pompa yang mengalirkan air ke kali Sunter. Dibangunnya 2 kanal di Jakarta memungkinkan air untuk mengalir langsung ke laut, sehingga ada kemungkinan bahwa Kelapa Gading tidak kebanjiran lagi.

4.3     Peranan AMDAL Terhadap Pembangunan Mall
Suatu mall tidak akan berjalan apabila tidak ada mempunyai ijin AMDAL mendirikan bangunan tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengkaji mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup. Menurut Penataan Pasar Modern Pasal 12 Bagian Kedua Nomor 20 Tahun 2009, syarat – syarat dalam mendirikan bangunan adalah:
1.   Lokasi pendirian pasar modern wajib mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten dan Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten, termasuk pengaturan zonasinya.
2.   Penyelengaraan dan pendirian pasar modern wajib memenuhi ketentuan,sebagai berikut:
a.   Memperhitungkan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan keberadaan pasar tradisional, usaha kecil, dan usaha menengah yang ada di wilayah yang bersangkutan.
b.  Memperhatikan jarak dengan pasar tradisional maupun pasar modern lainnya.
c.   Pasar modern dapat dibangun dengan jarak radius terdekat dari pasar tradisional minimal 1000 meter.
d.   Menyediakan fasilitas yang menjamin pasar modern yang bersih sehat, hygienis, aman, tertib dan ruang publik yang nyaman.
e.   Menyediakan fasilitas tempat usaha bagi usaha kecil dan menengah,pada posisi yang sama-sama menguntungkan.
f.    Menyediakan fasilitas parkir kendaraan bermotor dan tidak bermotor yang memadai di dalam area bangunan.
g.   Menyediakan sarana pemadam kebakaran dan jalur keselamatan bagi petugas maupun pengguna pasar modern dan toko modern.
h. Pemberian ijin usaha pasar modern wajib memperhatikan pertimbangan Kepala Desa/Lurah dan BPD/LPM.
i.    Pendirian Pasar Modern khususnya Minimarket diutamakan untuk diberikan kepada pelaku usaha yang domisilinya sesuai dengan lokasi Minimarket tersebut.
3.  Perkulakan hanya boleh berlokasi pada akses sistem jaringan jalan arteri atau kolektor primer atau arteri sekunder.
4.   Hypermarket dan Pusat Perbelanjaan:
a.   Hanya boleh berlokasi pada akses sistem jaringan jalan arteri atau kolektor.
b.   Tidak boleh berada pada kawasan pelayanan lokal atau lingkungan di dalam kota/perkotaan.
5.   Supermarket dan Departemen Store:
a.   Tidak boleh berlokasi pada sistem jaringan jalan lingkungan.
b.   Tidak boleh berada pada kawasan pelayanan lingkungan di dalam kota/perkotaan.
6.   Minimarket
a. Dapat berlokasi pada setiap sistem jaringan jalan, termasuk pada sistem jaringan lingkungan pada kawasan pelayanan lingkungan (perumahan) di dalam kota/perkotaan.
b.   Jumlah minimarket untuk setiap kawasan pelayanan lingkungan (perumahan) di dalam kota/perkotaan maksimal hanya ada 2 (dua) minimarket dalam jarak 2 km.

4.4     Analisis dan Solusi
Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan serta berdasarkan teori yang didapat mengenai peranan AMDAL dalam pembangunan mall diketahui beberapa dampak negatif setelah itu dapat dilakukan analisis dari segi kesehatan, lingkungan dan sosial. Pembangunan mall La Piazza menimbulkan dampak negatif dan dampak positif. Dampak negatif dari pembangunan dapat menyebabkan ganguan dan resiko yang besar. Untuk itu perlu dicaari solusi penganggulangannya. Dalam hal ini usaha penanggulan tidak hanya diberikan dari pihak mall La Piazza tapi pemerintah juga punya andil besar dalam mengatasi masalah ini.

Solusi yang dapat diberikan dari pihak pemerintah yaitu sebaiknya pemerintah harus lebih tegas dalam menyikapi pembangunan mall di Jakarta khususnya di kawasan Kelapa Gading. Pembangunan di sekitar kawasan Kelapa Gading dirasa sudah cukup karena dilihat dari dampak negatif yang ditimbulkan dilihat dari segi kesehatan, lingkungan dan sosial. Pemerintah juga harus lebih tegas dalam memperhatikan perusahaan pengembang yang akan mendirikan bangunan apakah sudah sesuai dengan syarat-syarat AMDAL. Perusahaan pengembang sebaiknya mengambil tindakan guna mengurangi dampak negatif yang terjadi misalnya diperbanyak kawasan hijau di daerah sekitar Kelapa Gading. Perusahaan pengembang juga harus menyiapkan usaha penanggulangan banjir, kemacetan dan polusi yang terjadi.

KASUS SENGKETA MEREK WAROENG PODJOK VS WARUNG POJOK @ MESINKASIR

Bambang Pram Said dari firma hukum Said, Sudiro & Partners, mengatakan bahwa kasus sengketa merek seringkali terjadi disebabkan adanya pihak tertentu yang mengambil kesempatan untuk mencari kompensasi/uang ganti rugi dikemudian hari, dengan cara mendaftarkan merek-merek yang sudah dikenal umum masyarakat. Dengan mengetahui adanya merek yang sudah dikenal umum dan menghasilkan keuntungan, tetapi pemiliknya belum mendaftarkan mereknya di Ditjen HKI, pihak beritikad tidak baik segera mendahului mendaftarkan merek tersebut, walaupun saat itu tidak ada kepentingannya dengan merek itu. Kemudian hari pihak pendaftar dengan itikad tidak baik itu menyalahgunakan hak perlindungan merek yang diberikan Undang-Undang untuk melakukan manuver tertentu sehingga pemilik asli/ pengguna pertama merek itu terpaksa membayar kompensasi/ganti rugi kepada si pendaftar beritikad tidak baik itu. Padahal dalam UU Merek No 15 tahun 2001 (UU Merek) pasal 4 telah diatur bahwa merek tidak dapat didaftar atas dasar permohonan yang diajukan oleh pemohon yang beritikad tidak baik.

Bambang kini tengah menangani beberapa perkara HKI, antara lain perkara sengketa merek yang sedang dihadapi kliennya yakni PT. Puri Intirasa pemilik restoran ”Waroeng Podjok” yang telah lama beroperasi di mal Pondok Indah, Pacific Place, Plaza Semanggi dan beberapa mal lainnya. Menurut Bambang, sengketa merek kliennya dengan pihak Rusmin Soepadhi diawali dengan adanya somasi kepada kliennya serta peringatan terbuka di harian umum oleh pihak Rusmin sebagai pendaftar merek ” warung pojok”. Atas dasar itu serta hasil penelitian bahwa pihak Rusmin baru melakukan pendaftaran tahun 2002 setelah ”Waroeng Podjok” dikenal umum dan terindikasi adanya pendaftaran tanpa itikad baik, pihak Waroeng Podjok milik PT. Puri Intirasa yang diwakilinya melayangkan gugatan pembatalan merek melalui Pengadilan Niaga.
Bambang mengatakan, pihaknya melayangkan gugatan ke pihak Rusmin bukan tanpa alasan, lantaran antara lain karena kliennya sudah mengoperasikan restoran dengan nama ”Waroeng Podjok” sejak tahun 1998 dan dapat dibuktikan dengan adanya Surat Setoran Pajak pada Dinas Pendapatan Daerah sejak tahun 1999. Klien kami juga dapat membuktikan adanya Surat Keputusan pengukuhan pajak dari Kepala Dinas Pemerintahan Daerah pada tahun 1999. Disamping itu klien kami juga sudah mendapatkan pengakuan dari Ditjen Pariwisata sehubungan dengan usaha makanan tradisionalnya. Bahkan sejak itu beberapa media cetak lokal maupun lingkup Asia telah meliput usaha kuliner tradisional ”Waroeng Podjok”.
“Klien kami menggugat karena memang melihat adanya pelanggaran, itikad tidak baik dan kesewenangan dalam pendaftaran nama Warung Pojok oleh pihak Rusmin. Klien kamilah yang pertama menggunakan nama Waroeng Podjok sejak 1998. Namun pihak Rusmin mengirim somasi pada klien kami dan membuat pernyataan terbuka di harian umum bahwa mereka sebagai pendaftar merek ”Warung Pojok” dan seolah penggunaan merek ”Waroeng Podjok” oleh PT. Intirasa adalah ilegal.
Akhirnya dalam proses pengadilan terbukti bahwa PT Puri Intirasa merupakan pihak yang terlebih dulu membuka usaha dengan nama “Waroeng Podjok”. Sehingga tuntutan pihak Rusmin terhadap PT Puri Intirasa agar tidak menggunakan nama ”Waroeng Podjok” serta membayar ganti rugi materiil dan immateriil sebesar Rp 6 miliar, seluruhnya ditolak pengadilan dengan salah satu pertimbangan bahwa PT Puri Intirasa telah lebih dahulu melakukan usaha restoran dengan nama ”Waroeng Podjok”.
Dalam pertimbangannya Majelis Hakim juga mengingatkan bahwa istilah/kata ”Warung Pojok” sudah dikenal dari masa ke masa.
Bambang melanjutkan, meskipun gugatan balik pihak Rusmin seluruhnya ditolak Majelis Hakim, terasa masih ada yang menggantung, yakni Majelis Hakim belum memerintahkan mencabut pendaftaran merek “Warung Pojok”. Apabila nama itu memang dianggap sudah ada dari masa ke masa yang artinya sudah dianggap milik umum, maka semestinya Pengadilan memerintahkan pencabutan pendaftaran merek tersebut agar tidak menjadi monopoli pihak pendaftar saja, dan pihak lain dapat menggunakannya.
Bahkan dalam proses persidangan terungkap bahwa sejak pendaftarannya pada tahun 2002 nama “Warung Pojok” tidak pernah digunakan oleh pihak Rusmin. Baru pada awal tahun 2008, tidak lama sebelum mengajukan somasi dan peringatan terbuka di harian umum pihak Rusmin menggunakan nama itu untuk restorannya yang baru dibuka. Berdasarkan ketentuan pasal 61 ayat 2 a UU Merek semestinya Ditjen HKI menghapus pendaftaran merek tersebut karena telah tidak digunakan lebih dari tiga tahun sejak pendaftarannya.
Kasasi ke Mahkamah Agung
Lantaran tuntutan membayar ganti rugi materill dan immaterill serta tuntutan agar PT Puri Intirasa tidak lagi menggunakan nama “Waroeng Podjok” seluruhnya ditolak Majelis Hakim, pihak Rusmin mengajukan kasasi atas putusan tersebut ke Mahkamah Agung, yang didaftarkan melalui Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada hari Senin tanggal 8 September 2008 lalu.
Menghadapi upaya kasasi tersebut, Bambang mengatakan pihaknya telah mempersiapkan beberapa langkah antisipasi. Kami berharap Mahkamah Agung mempertimbangkan kenyataan bahwa pihak pendaftar merek ”warung pojok” tidak pernah menggunakan nama tersebut sejak pendaftarannya pada tahun 2002 hingga pertama kalinya di awal tahun 2008. Menurut UU Merek jika dalam rentang waktu tiga tahun suatu merek tidak digunakan, maka Ditjen HKI akan menghapus pendaftaran merek tersebut. Tanpa adanya tuntutan dari pihak lainpun seharusnya Ditjen HKI berinisiatif menghapus pendaftaran merek tersebut, sebagaimana diamanatkan UU.

Tanggapan:
Kasus pendaftaran nama "Warung Podjok" dan "warung pojok" sebenenrnya hanya belum tuntas padahal pengadilan sudah menolak permohon Rusmin tetapi Ditjen HKI seharusnya tinggal menghapus pendaftaran merek tersebut seperti yang diamanatkan pada UU. Dan pada UU juga sudah tertera apabila jika dalam rentang waktu tiga tahun suatu merek sudah tidak dapat digunakan lagi dan pendaftarannya harus dihapus. Dari berita yang telah saya peroleh di atas, saya menyimpulkan ternyata kasus pelanggaran hak merek dapat terjadi karena penyalahagunaan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab(pemohon yang tidak beritikad baik). Hal tersebut dapat merugikan pemohon yang beritikad baik. Apabila kasus-kasus seperti di atas diproses ke pengadilan sebaiknya pihak-pihak yang berwenang menangani kasus pemohon dengan lebih cermat.

Cara Mudah Hindari Flu

REPUBLIKA.CO.ID,  Influenza biasanya dikenal dengan sebutan flu, yang merupakan sebuah penyakit yang bisa diatasi dengan mudah.Meski begitu, ketika mengalami flu, orang biasanya merasa sangat menderita. Mulai dari batuk, kedinginan,demam, mual dan bahkan muntah. Memasuki musim penghujan, salah satu penyakit yang paling sering diderita adalah flu dan demam. Untuk mencegah sakit demam, anda perlu meningkatkan kekebalan tubuh. Jenis-jenis makanan di bawah ini direkomendasikan oleh profesor gizi di Culinary Institute of America, Suki Hertz untuk dikonsumsi ketika sarapan agar kekebalan tubuh meningkat. Sebenarnya, ada cara mudah yang bisa anda ikuti sehingga anda tak akan dengan mudah terserang flu.Lakukanlah empat hal dibawah ini seperti dikutip dari health.com.
  • Lebih banyak berada di luar
berada di luar dan menghirup udara segar merupakan cara termudah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. hal itu juga sangat baik untuk kesehatan psikologis kita yang bisa mengurangi tingkat stress.Faktanya, tingkat stress yang tinggi dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
  • Relaksasi
Selalu sempatkan waktu untuk berelaksasi. Nikmati minum teh, menyiram tanaman atau melakukan hal lain yang membuat pikiran anda menjadi lebih tenang dan terhindar dari stress.
  • Selalu mencuci tangan
Tangan anda merupakan sarang virus dan bakteri. Sehingga pastikanlah setelah setelah beranjak ke kamar mandi atau keluar rumah, anda mencuci tangan dengan sabun. Jangan lupa untuk mengeringkannya segera, Ingat, bakteri akan dengan mudah menyebar di suhu yang lembab ketimbang suhu yang kering.
  • Tidur yang cukup
Kekurangan tidur dapat secara kontinyu menghambat kemampuan dari sistem kekebalan tubuh. Faktanya sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah tim dari Universitas Carnegie Mellon di tahun 2009 menemukan bahwa , seseorang yang tidur kurang dari tujuh jam sehari, memiliki resiko terserang flu yang mencapai tiga kali lebih tinggi ketimbang yang memiliki tidur cukup.

Inilah 'Tameng' Alami Tangkal Flu

Jeruk
Jeruk mengandung vitamin C dan mengandung antioksidan yang kuat tapi rendah kalori.

Telur

Kuning telur merupakan sumber yang baik dari mineral yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Protein dalam putih telur memiliki kandungan yang sangat tinggi. Mengkonsumsi telur, baik bagian kuningnya atau putihnya sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk memberikan sistem kekebalan tubuh yang baik, gabungan antara telur panggang, bayam dan tomat mungkin bisa dicoba. 


Tahu

Tahu adalah protein yang lengkap. Olahan dari kedelai ini merupakan sumber kalsium dan asam lemak omega-3. Semua kandungan yang ada dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

Pepaya

Pepaya memiliki kandungan zat anti-inflamasi atau anti radang. Pepaya juga sumber yang sangat baik dari vitamin C.Pepaya mengandung beta karoten, sebuah phytonutrisi yang dapat dirubah menjadi vitamin A dalam tubuh Anda dan menjaga mata dan kelembaban kulit. 

Kiwi

Kiwi mengandung antara 90 dan 110 miligram vitamin C. Buah ini mengandung mineral yang penting untuk meningkatkan kekuatan otot dan saraf. Kiwi sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh karena mengandung  flavonoid dan karotenoid sebagai antioksidan yang membantu kesehatan pernafasan, dan jantung. 

Keju lembut

Keju mengandung selenium, antioksidan kuat yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.



Fakta dan Sejarah Laut Mati


Dalam berbagai penelitian yang dilakukan, peristiwa atau lokasi kejadian diazabnya umat Luth AS ini adalah di Kota Sodom, di daerah yang sekarang dikenal dengan nama Laut Mati atau di danau Luth yang terletak di perbatasan antara Israel dan Yordania.
            
Berikut ini cerita mengenai dihancurkannya umat Nabi Luth tersebut dalam Alquran. "Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas." (QS Asy-Syu'araa [26]: 165-166)

                                
Ajakan Nabi Luth ini justru ditolak oleh umatnya. Bahkan, tatkala Allah SWT mengutus dua orang malaikat dalam wujud manusia kepada Nabi Ibrahim dan Luth (QS Adz-Dzaariyaat [51]: 32, Hud [11]: 62-81), mereka malah meminta Luth untuk menyerahkan kedua tamunya itu untuk dinikahkan kepada mereka. Lalu, Allah menghancurkan umat Luth ini akibat perbuatannya.

Dijelaskan umat Nabi Luth ini dihancurkan dengan cara dijungkirbalikkan (yang atas ke bawah, dan bawah ke atas) lalu dihujani dengan batu belerang yang terbakar secara bertubi-tubi. Selama ribuan tahun terkubur, kini jejak atau sisa-sisa kehancuran umat Nabi Luth ini berhasil ditemukan oleh para ahli arkeologi di sekitar Laut Mati.Pada tahun 1924 seorang ahli purbakala William Albright melakukan penelitian disekitar laut mati. Beberapa orang yang bersama William Albright mencari keberadaan sisa-sisa Kota Sodom dan Gomorah, hingga akhirnya mereka menemukan situs purbakala Bab-Edh-dhra (baca: Babhedra).


Bab-edh-dhra adalah makam terbesar khas zaman perunggu yang mereka gali, panjangnya 15 meter dan lebarnya 7 meter. Mereka juga menemukan makam berisi perhiasan emas dan menggali lebih 700 tembikar yang merupakan hadiah penguburan, termasuk tempat parfum kecil dan banyak benda lain, seperti kain. Konon, makam ini telah digunakan selama 1000 tahun lamanya, dari zaman Ibrahim hingga penghancuran Kota Sodom. Namun, tak ada apa pun untuk mengaitkan pemakaman kuno itu dengan Sodom, tempat kehidupan Nabi Luth dan umatnya.

Keberadaan umat Nabi Luth di sekitar laut mati ini diperkuat dengan ulasan National Geographic edisi Desember 1957. "Gunung Sodom, tanah gersang dan tandus muncul secara tajam di atas Laut Mati. Belum pernah seorang pun menemukan Kota Sodom dan Gomorah yang dihancurkan, namum para akademisi percaya bahwa mereka berada di Lembah Siddim yang melintang dari tebing terjal ini. Kemungkinan air bah dari Laut Mati menelan mereka setelah gempa bumi."Setelah sekian lama tidak ada kabarnya tentang keberadaan umat Nabi Luth, pada tahun 1967 ahli purbakala lainnya, Paul Lapp dan Thomas Schaub, melakukan penggalian kembali di sekitar Laut Mati. Dan kemudian, penggalian diteruskan oleh Werner Keller, seorang ahli arkeologi asal Jerman di sekitar Laut Mati.Dengan merujuk pada keterangan Alquran mengenai dijungkirbalikkannya kota tempat kediaman umat Nabi Luth, Werner Keller menyatakan: "Bersama dengan dasar dari retakan yang sangat lebar ini, yang persis melewati daerah ini, Lembah Siddim, termasuk Sodom dan Gomorah, dalam satu hari terjerumus ke kedalaman. Kehancuran mereka terjadi melalui sebuah peristiwa gempa bumi dahsyat yang mungkin disertai dengan letusan, petir, keluarnya gas alam serta lautan api."Werner percaya bahwa umat Nabi Luth dihancurkan melalui sebuah gempa bumi yang sangat hebat. Peristiwa tersebut dilukiskan dengan keterangan Alquran surah huud. "Kami menghujani mereka dengan batu belerang keras sebagaimana tanah liat yang terbakar secara bertubi-tubi."Berkaitan dengan hal ini, Werner Keller menulis: "Pergeseran patahan membangkitkan tenaga vulkanik yang telah tertidur lama sepanjang patahan. Di lembah yang tinggi di Jordania dekat Bashan masih terdapat kawah yang menjulang dari gunung api yang sudah mati; bentangan lava yang luas dan lapisan basal yang dalam yang telah terdeposit pada permukaan batu kapur."Tanda-tanda nyata yang disampaikan oleh Danau Luth tentu sangat menarik. Umumnya, kejadian yang diceritakan dalam Alquran terjadi di Timur Tengah, Jazirah Arab, dan Mesir. Tepat di tengah-tengah semua kawasan ini terletak Danau Luth. Danau Luth, serta sebagian peristiwa yang terjadi di sekitarnya, patut mendapat perhatian secara geologis. Danau tersebut diperkirakan berada 400 meter di bawah permukaan Laut Tengah. Karena lokasi terdalam dari danau tersebut adalah 400 meter, dasarnya berada di kedalaman 800 meter di bawah Laut Tengah. Inilah titik yang terendah di seluruh permukaan bumi. Di daerah lain yang lebih rendah dari permukaan laut, paling dalam adalah 100 meter.

Tinggi Kadar Garam


Kandungan garam danau luth sangat tinggi, Laut Mati memiliki kadar garam 31,5%, kira-kira 8,6 kali lebih tinggi daripada laut yang lai. Oleh karena itu, tidak ada organisme hidup, semacam ikan atau lumut, yang dapat hidup di dalam danau ini. Hal inilah yang menyebabkan Danau Luth sering disebut sebagai "Laut Mati".


Kejadian yang menimpa kaum Luth yang disebutkan dalam Alquran berdasarkan perkiraan terjadi sekitar 1.800 SM. Berdasarkan pada penelitian arkeologis dan geologis, peneliti Jerman, Werner Keller, mencatat bahwa Kota Sodom dan Gomorah benar-benar berada di Lembah Siddim yang merupakan daerah terjauh dan terendah dari Danau Luth, dan bahwa pernah terdapat situs yang besar dan dihuni di daerah itu.Konon, jika seseorang mendayung melintasi Danau Luth ke titik paling utara dan matahari sedang bersinar pada arah yang tepat, ia akan melihat sesuatu yang sangat menakjubkan. Pada jarak tertentu dari pantai dan jelas terlihat di bawah permukaan air, maka akan tampaklah gambaran bentuk hutan yang diawetkan oleh kandungan garam Laut Mati yang sangat tinggi. Batang dan akar di bawah air yang berwarna hijau berkilauan tampak sangat kuno. Lembah Siddim, di mana pepohonan ini dahulu kala bermekaran daunnya menutupi batang dan ranting, merupakan salah satu tempat terindah di daerah ini. Keindahan Laut Mati ini dilukiskan seperti "like the garden of God."Pompei, Ditimpa azab serupa


Kisah-kisah umat terdahulu hendaknya menjadi pelajaran bagi seluruh umat manusia. Namun banyak yang tidak peduli dengan peringatan tersebut. Kehancuran umat Nabi Luth yang melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis, rupanya tak cukup menjadi pelajaran dan peringatan.

Itulah yang dilakukan masyarakat di Kota Pompei yang terletak di sebelah timur Gunung Vesuvius, Kota Naples, Italia. Pompei merupakan sebuah simbol kemerosotan dari Kekaisaran Romawi yang juga melakukan perilaku seksual menyimpang sebagaimana umat Luth, dan akhirnya mereka pun mengalami nasib serupa. Kehancuran Pompei disebabkan oleh letusan Gunung Vesuvius.Gunung Vesuvius adalah simbol bagi Italia, terutama Kota Naples. Karena berdiam diri selama dua ribu tahun terakhir, Vesuvius dinamai 'Gunung Peringatan.' Dinamakan demikian, karena bencana yang menimpa Sodom dan Gomorah sangat mirip dengan bencana yang menghancurkan Pompei.


Catatan historis menyebutkan, Kota Pompei adalah sarang foya-foya dan perilaku menyimpang. Kota ini dikenal dengan meningkatnya pelacuran begitu tinggi sampai-sampai jumlah rumah bordil tidak terhitung lagi. Tiruan alat kelamin dalam ukuran aslinya digantungkan di depan pintu-pintu rumah bordil. Menurut tradisi yang berakar dari kepercayaan Mithra ini, organ seksual dan persetubuhan tidak seharusnya disembunyikan, namun dipertontonkan secara terang-terangan. Hingga akhirnya, letusan Gunung Vesuvius menghancurkan mereka yang tak sempat melarikan diri.

Dari beberapa temuan yang dilakukan terhadap Kota Pompei, ditemukan adanya sebuah keluarga yang sedang menyantap makanan yang membatu saat itu juga. Bahkan, banyak pasangan ditemukan membatu dalam keadaan sedang berhubungan badan sesama jenis. Wajah dari beberapa jasad membatu yang digali dari Pompei tidak rusak, ekspresi wajah-wajah tersebut pada umumnya menunjukkan kebingungan. (source: kaskus.us)


CINTA INDONESIA

Cinta, cinta, cinta Indonesia
negeri bagaikan permata
persada bermandi cahaya (gemilang)
Oh tanah air beta
nan elok rupawan
inilah senandung pujaan

Cinta, cinta, cinta Indonesia
laut nan membiru terbentang
di langit bertaburan bintang (benderang)
Oh ibu pertiwiku
nan elok rupawan
inilah lagu persembahan

Ya Tuhan kudengar bisikmu
di kesyahduan suara seruling
kala malam yang hening
Menggugah jiwaku
menyadarkanku
senantiasa
setia mengabdi
berbakti
dan aku pun berseru

Cinta, cinta, cinta Indonesia
padamu beta t’lah menyatu
padamu beta kan setia (membela)
Oh tanah tumpah darah
nan suci mulia
inilah janjiku padamu

Lagu ini diciptakan oleh Guruh Soekarno Putra, seorang seniman yang sangat cinta Indonesia. Dari lagu yang diciptakan terlihat bahwa beliau sangat mencintai Indonesia. Beliau mengibaratkan Indonesia seperti permata yang sangat indah. Begitu banyak kata-kata yang menggambarkan sangat berharganya Indonesia untuk pencipta lagu ini. Beliau sangat tergugah dengan keindahan Indonesia sehingga beliau akan setia mengabdi, berbakti pada Indonesia. Karena sangat besarnya beliau mencintai Indonesia, beliau mempersembahkan lagu ini untuk Indonesia.